Banyak Pihak Pertanyakan Manuver Pansus Jadikan Narapidana Korupsi Sebagai Sumer Informasi, Masinton: Pansus Gak Bego-Bego Amat Keleus

Agustus 04, 2017
Ilustrasi

Wakil Ketua Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masiton Pasaribu menyatakan bawa pihaknya tidak bodoh.

Pernyataan itu disampaikan politisi PDIP itu terkait banyaknya pihak yang mempertanyakan manuver pansus yang menjadikan para narapidana korupsi sebagai sumber informasi.

“Jadi kenapa kami (pansus angket KPK) datang ke sana, apakah itu menjadi sumber informasi satu-satunya. Tentu tidak. Ada yang bilang, Pansus Angket kok seperti itu. Dikiranya kita itu bego-bego amat," kata Masinton saat diskusi di Press Roo, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/8).

Menurut Masinton, informasi yang didapat pansus nanti tidak ditelan mentah-mentah. Pansus kemudian masih akan melakukan verifikasi dan check and re-check.

“Masa kita tidak verifikasi informasinya. Apa dikira DPR ini bego-bego. Kita datang kita telan mentah-mentah. Ya ngga gitu keleus. Kita tidak bego-bego amat. Informasinya kita terima kita verifikasi kita lakukan check and re-check,” jelas anggota Komisi III DPR ini.

Lebih lanjut Masinton menegaskan, bahwa narapidana koruptor bukan satu-satunya sumber informasi bagi Pansus Angket KPK DPR. Sementara menurutnya, KPK sendiri saat ini menjadikan narapidana koruptor Nazaruddin binaan dan menjadi narasumber KPK.

“Dia tuduh sana, tuduh sini. Kapan KPK ingin menghantam sesuatu dia akan keluarkan  Nazarudin seolah-olah diperiksa dan di sana sudah disiapkan media dan sebagainya. Dan Nazarudin akan ngomong sesuai apa yang diinginkan KPK, itu modusnya,” demikian Masinton.

Sumber: rmol

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar