Konsumsi Makanan Bersantan, Benarkah Berbahaya bagi Penderita Asam Urat?

Agustus 04, 2017
ilustrasi

Banyak orang bilang bahwa penderita asam urat tidak boleh makan santan. Karena rumor yang berkembang mengatakan bahwa santan kerap menjadi pemicu asam urat. Kekambuhan nyeri sendi akibat asam urat seringkali dikaitkan dengan santan. Benarkah demikian?

Ya, konsumsi santan ditengarai mampu meningkatkan kadar asam urat dalam darah meningkat akibat kandungan lemak jenuhnya. Sebelum membahas mengenai Bahaya Konsumsi Makanan Bersantan Bagi Penderita Asam Urat, kita simak dulu sedikit tentang penyakit asam urat.
Apa itu Penyakit Asam Urat?

Asam urat ialah penyakit yang ditandai oleh kerusakan persendiaan akibat tingginya urid acid yang mengendap di area persendian dan juga tulang. Ini berhubungan erat dengan munculnya pengendapan residu purin.

Purin dibentuk oleh tubuh sebagai hasil dari proses sekresi protein oleh hati sebagai bagian dari metabolisme tubuh, atau masuk dari luar melalui pengonsumsian makanan yang mengandung purin tinggi.

Dalam kondisi normal, seharusnya residu tersebut keluar melalui urine dengan mekanisme kinerja ginjal. Akan tetapi, saat ginjal tidak mampu menampung kadar purin dalam darah, baik karena kadar purin meningkat atau karena fungsi ginjal menurun, maka purin akan mengalami pengendapan di dalam darah dan memunculkan reaksi pembentukan urid acid pada persendian. Kadar urid acid yang tinggi akan picu munculnya peradangan di sendi.

Kembali ke pokok bahasan, berbicara mengenai bahaya konsumsi makanan bersantan bagi mereka yang menderita penyakit asam urat ini cukup menarik. Pasalnya banyak pengidap asam urat yang mengalami kekambuhan ketika mengonsumsi makanan bersantan.

    Asam urat dimungkinkan terjadi akibat pola makan yang salah. Sumber makanan yang menjadi pemicu asam urat salah satunya makanan bersantan seperti olahan daging merah bersama santan.

    Makanan tersebut mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi sekaligus mengandung protein yang sangat sulit dicerna sehingga terjadilah pembentukan residu purin lebih banyak.

Tinggi nya beban sendi dalam menopang tubuh tingkatkan kerentanan sendi untuk mengalami kerusakan saat kadar asam urat mengalami peningkatan. Jika beban yang dialami oleh sendi cenderung besar, maka persendian dapat mengalami lebih banyak pergesekan serta tekanan yang akhirnya picu peradangan pada sendi yang lebih parah.

Jadi, konsumsi makanan bersantan sangat berbahaya bagi mereka yang menderita penyakit asam urat. Penting anda perhatikan kondisi asam urat tetap dalam tingkat yang normal dengan memerhatikan pola makan Anda sebaik mungkin dan rutinlah berolahraga untuk meningkatkan elastisitas persendian.

Sumber: beritaharianmu

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar