
Allahu Akbar... Allahu Akbar...Allahu Akbar...
Gemuruh takbir membahana. Luapan kebahagiaan puluhan ribu Umat Islam setelah lebih dari 12 hari bertahan , iktikaf , shalat di depan pintu Asbath Masjid Al-Aqsha. Hari ini (Kamis 27/7) menyaksikan Zionis Israel melepas Pintu Metal Detektor dan CCTV.
Puluhan ribu warga dari banyak sekali wilayah dari al-Quds dan dari luar al-Quds , Rabu (26/7/2017) malam ikut dalam shalat isya di sekitar masjid al-Aqsha , sebagai bentuk protes terhadap tindakan penjajah Zionis di masjid al-Aqsha.
Usai shalat , pasukan penjajah Zionis memberondong tembakan meriam bunyi dan gas air mata ke arah para jamaah untuk membubarkan mereka , yang dibalas dengan pekit takbir dan yel-yel “Birruh Biddam Nafdika Ya Aqsha” (dengan jiwa dan darah , kami berkorban untukmu wahai al-Aqsa).
Dewan Fatwa Palestina yang menjadi tumpuan keagamaan , sebelumnya memfatwakan larangan masuk Masjid Al-Aqsha , hingga Israel melepas Pintu Metal Detektor dan CCTV.
Pagi dinihari tadi , Kamis (27/7) , Israel mencabut pintu metal detektor dan CCTV. Disambut dengan kegembiraan warga Palestina. Meskipun demikian , warga Palestina satu bunyi , satu komando , mengikuti instruksi ulama , dewan fatwa.
Dewan anutan memutuskan , bahwa hari ini kaum Muslimin akan masuk ke dalam Masjid Al-Aqsha. Dimulai shalat Ashar berjamaah hari ini.
Meskipun demikian , kaum Muslimin tidak boleh melalaikan kejahatan Israel ini. Penutupan Masjid ini yaitu sejarah gres kebrutalan Israel menistakan kesucian agama Islam.
Ahmad Musyafa'
Direktur International Aqsa Instt
Berikut video detik-detik kekalahan Israel di Al Aqsa disambut gemuruh Takbir:
Sumber: portal islam
