Inilah Pernyataan Resmi Dari Prabowo, Setelah Bertemu Dengan SBY di Cikeas

Juli 28, 2017

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah merampungkan pertemuan di Cikeas , Bogor , Jawa Barat , Kamis (27/7) malam.

Usai pertemuan tersebut , Prabowo menyebut bahwa pertemuan dalam suasana keprihatinan yang sangat.

Salah satu yang dimaksud yakni UU Pemilu yang mensyaratkan ambang batas pencalonan 20 persen dingklik di DPR yang disebutnya sebuah lawakan politik dan menipu rakyat Indonesia.

Berikut pernyataan lengkap Prabowo usai pertemuan dengan SBY di Cikeas , Bogor , malam tadi:

Kita ketemu dalam suasana yang terus jelas saja agak prihatin. Pak SBY Presiden selama 10 tahun , tapi dia bersama kami dulu perwira-perwira muda yang mendorong reformasi.

Di seluruh dunia diakui , bagaimana TNI mundur dari kekuasaan dengan sukarela dan dengan cepat sekali.

Saya kedatangan banyak tamu dari luar negeri , bertanya: ‘Kok bisa TNI mundur dari kekuasan?’ Karena kami benar-benar percaya bahwa yang terbaik untuk bangsa dan negara yakni demokrasi.

Adalah Pancasila dan pelaksanaannya yakni Demokrasi. demokrasi pelaksanaannya yakni pemilu.

Kaprikornus bagi kami , setiap upaya untuk mengurangi kualitas demokrasi , atau menggunakan cara-cara yang tidak sesuai dengan daypikir , atau menyakiti kemampuan berpikir rakyat Indonesia , bagi kami ini mencemaskan.

Kaprikornus terlihat sikap Partai Demokrat , Gerindra , PKS PAN , satu dalam duduk perkara UU Pemilu yang gres saja dilahirkan atau disahkan DPR RI , yang kita tidak ikut bertanggungjawab.

Karena kita tidak mau ditertawakan oleh sejarah.

Kekuasaan? ya , silakan mau berkuasa 5 tahun , 10 tahun , 20 tahun , 50 tahun , di ujungnya sejarah yang akan menilai.

Dan saya katakan ke Gerindra: Gerindra tidak mau ikut ke sesuatu yang melawan daypikir dan logika!’

Presidential Threshold 20% menurut kami yakni sesuatu lawakan politik yang menipu rakyat Indonesia!

Saya tidak mau terlibat dengan sesuatu yang ibarat . Demikian sikap Gerindra Partai Demokrat PAN dan PKS.

Kaprikornus lahir dari kecemasan , Kami khawatir bahwa demokrasi kami ke depan bisa dirusak.

Karena , sesuai apa yang tadi disampaikan Pak SBY , kita wajib mengawal , mengingatkan , mengimbau dengan baik.

Mengingatkan rekan-rekan yang berada di kekuasaan , bahwa demokrasi yakni jalan terbaik.

Dan demokrasi membutuhkan semangat patuh kepada logika. Semangat patuh kepada rules of the game. Dan harus adil , dan tidak memaksakan kehendak dengan segala cara.

Intinya . Kaprikornus kami akan terus komunikasi. Kami sangat sependapat dengan Pak SBY , kita harus lakukan check and balance. Kita harus ada penyeimbangan.

Kaprikornus stiap kekuasaan harus diawasi dan diimbangi. Ini filosofi check & balance ini , yakni inti dari suatu demokrasi dan negara yang aman dan adil.

Bahwa tidak mungkin aman jikalau tidak adil. Dan tidak mungkin ada kesejahteraan tanpa keadilan.

Sumber: pojoksatu

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar