Inilah Sekte Aneh bin Sesat Pemuja Yesus Wanita di Cina Yang Membunuh Orang di McDonald's

Juli 28, 2017

Polisi di Cina telah menahan 18 tersangka anggota kultus sekte sesat yang percaya Yesus terlahir kembali sebagai wanita.

Kelompok yang menamakan dirinya Gereja Kultus Allah Yang Maha Esa ini terkenal alasannya beberapa anggotanya memukuli seorang wanita sampai tewas di restoran McDonald's pada 2014 setelah beliau menolak memberi mereka nomor teleponnya.

Gereja Kultus Allah Yang Maha Esa dimulai pada 1990an dan mengklaim bahwa Yesus dibangkitkan sebagai wanita di Cina.

Penangkapan kali ini oleh pihak berwenang Cina bukanlah yang pertama. Selama bertahun-tahun polisi selalu melaksanakan penangkapan terhadap sekte pemikiran kepercayaan yang dianggap sesat tersebut.

Namun untuk kali ini , menurut laporan BBC , Kamis 27 Juli 2017 , polisi juga menyita komputer dan buku yang digunakan oleh kultus untuk digunakan dalam proses rekrutmen.

Gereja Allah Yang Maha Esa menolak menawarkan balasan pribadi kepada BBC dan merujuk ke ss yang berbasis di AS yang berisi beberapa dugaan kesaksian orang-orang percaya yang disiksa oleh pemerintah China.

Keyakinan inti kultus yaitu bahwa "Tuhan Yang Maha Kuasa , Kristus Yang Terakhir" telah kembali ke bumi sebagai wanita Cina untuk menjadikan kiamat.

Satu-satunya orang yang mengaku bekerjasama pribadi dengan wanita ini yaitu mantan guru fisika , Zhao Weishan , yang mendirikan pemujaan 25 tahun yang lalu dan semenjak melarikan diri ke Amerika Serikat.

Kultus ini juga secara eksplisit anti-komunis , mengacu pada partai komunis Cina sebagai "naga merah".

Sementara banyak sekte Nasrani merasa sulit untuk beribadah dengan bebas di Cina , Gereja Allah Yang Maha Kuasa dduh mengisolasi anggota dari sobat dan keluarga dan menekan mereka untuk menyumbangkan uang dengan imbalan keselamatan.

Setelah pembunuhan McDonald's 2014 , beberapa anggota kultus ditangkap dan dua orang yang ditangkap kemudian dieksekusi.

Saat mereka berusaha merekrut korban yang berusia 35 tahun di restoran Zhaoyuan pada Mei 2014. Ketika beliau menolak menawarkan nomor teleponnya , kelompok tersebut yakin bahwa beliau telah dikuasai oleh roh jahat.

Kelompok kemudian memukul wanita dengan bangku dan tongkat. Dia meninggal di kawasan kejadian alasannya luka-lukanya.

Tindakan keras pemerintah Cina terhadap kelompok pemujaan tersebut sudah berlangsung jauh sebelum insiden McDonald's.

Ada serangkaian penangkapan pada  2012 di Qinghhai dan Zhejiang dimana hampir 100 anggota dijatuhi hukuman penjara , termasuk beberapa anggota senior. Pada 2014 , lebih banyak yang ditangkap di Hubei dan Xinjiang.

Pada Agustus 2016 , polisi setempat di Anhui , Cina menahan 36 anggota yang dduh menciptakan dan membuatkan konten video untuk sekte sesat tersebut.

Sumber: tempo

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar